Indramayu | Elsantara.com
Banjir kembali merendam belasan desa dan kelurahan di Kecamatan Indramayu akibat tingginya curah hujan dan luapan sungai. Merespons kondisi tersebut, Garda Pemuda NasDem (GP-N) DPD Kabupaten Indramayu turun langsung ke lokasi terdampak dengan menggelar Aksi Peduli Banjir, Selasa (27/1/2026).
Aksi kemanusiaan ini melibatkan unsur BPBD, Satpol PP, BNPB, dan PMI Kabupaten Indramayu. Sejumlah pejabat daerah turut meninjau lokasi banjir, di antaranya Kepala BPBD Indramayu Drs. Oce Iskandar, Kepala Satpol PP Teguh Budiarso, serta Ketua GP-N Indramayu Kaka Arwah Dinata, S.Hut.
Berdasarkan data sementara hingga pukul 12.00 WIB, banjir merendam sedikitnya 12 desa dan kelurahan, dengan ketinggian air berkisar 10 sentimeter hingga 1 meter, menyebabkan ratusan rumah warga tergenang serta aktivitas masyarakat lumpuh.
Wilayah terdampak antara lain Desa Pabean Udik, Karang Song, Singaraja, Pekandangan Jaya, serta Kelurahan Lemahmekar, Karangmalang, Kepandean, Margadadi, dan Karanganyar. Sementara Desa Plumbon dan Desa Dukuh dilaporkan masih dalam kondisi aman.
Ketua GP-N Indramayu Kaka Arwah Dinata menyampaikan bahwa sebagian warga telah dievakuasi ke fasilitas umum seperti kantor desa dan masjid.
“Air mulai berangsur surut di beberapa titik, namun masih ada wilayah yang tergenang. Warga yang rumahnya mulai kering sudah melakukan pembersihan,” ujarnya.
Dalam aksi tersebut, Garda Pemuda NasDem menyalurkan bantuan berupa layanan kesehatan, pengobatan gratis, serta pendampingan psikososial bagi anak-anak korban banjir. GP-N juga berencana membuka posko kesehatan di lokasi pengungsian untuk memastikan kebutuhan medis warga terpenuhi.
Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penanganan darurat serta evaluasi menyeluruh terhadap penyebab banjir, termasuk normalisasi saluran air dan sungai, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Aksi cepat Garda Pemuda NasDem ini dinilai menjadi bukti nyata hadirnya solidaritas sosial di tengah krisis, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penanganan bencana di Indramayu.
Mr.Rawedenk
