Indramayu, Elsantara.com – 23 Mei 2025, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Elang Nusantara Jaya melakukan kunjungan resmi ke kantor BAZNAS Kabupaten Indramayu guna mempertanyakan kejelasan dan transparansi penggunaan dana APBD Tahun Anggaran 2024. Kunjungan tersebut diterima oleh Wakil Ketua BAZNAS, AAM Susilawati, ST, mewakili pimpinan H.Aspuri, S.Ag, M.Pd.I
Ketua LSM Elang Nusantara Jaya mengungkapkan kekecewaannya karena tidak dapat berdiskusi langsung dengan Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu. “Kami datang untuk memastikan dana publik dikelola secara transparan. Sayangnya, kami tidak bisa bertemu langsung dengan Ketua BAZNAS,” ujar (Burhan) Selaku Ketua LSM.
Dalam pertemuan tersebut, AAM Susilawati menjelaskan bahwa setiap tahun BAZNAS Kabupaten Indramayu menyalurkan paket bantuan sembako kepada seluruh desa. Ia juga mengungkapkan bahwa terdapat 20 amilin di struktur organisasi BAZNAS, terdiri dari 15 staf dan 5 Pimpinan.
Lebih lanjut, AAM menyebutkan bahwa sisa anggaran tahun 2024 sekitar Rp2 miliar akan digunakan sebagai dana penanggulangan untuk kebutuhan mendesak yang belum terealisasi di tahun 2025.

Namun, Ketua LSM menyayangkan bahwa dokumen laporan keuangan yang diberikan hanya menyajikan data dalam bentuk angka akumulatif. “Laporan keuangan BAZNAS tidak menjelaskan rincian per kegiatan atau program secara jelas. Hal ini menyulitkan masyarakat dalam menilai kinerja pengelolaan dana umat,” tegasnya.
Dalam laporan anggaran yang diterima, tercatat total belanja sebesar Rp485.011.500 dari pagu anggaran Rp500.000.000, dengan rincian mencakup belanja pegawai, alat tulis kantor, biaya cetak formulir dan brosur, hingga kegiatan sosialisasi dan pelatihan. Untuk sisa Anggaran tahun 2024 tercatat sebesar Rp14.988.500. untuk penggunaan pembelian komputer & Alat-alat Tulis Lainnya.
LSM Elang Nusantara Jaya berharap BAZNAS Kabupaten Indramayu dapat membuka akses informasi secara lebih luas serta menyajikan laporan yang transparan dan akuntabel, sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik dan muzakki.
Herman.
