Indramayu – Sekretaris Jenderal LSM Bagaspati, Eman Suryana, bersama Ketua Umum Media Elsantara, Mr. Burhan Rawedenk, melakukan kunjungan ke Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu. Dalam kunjungan tersebut, mereka mengkonfirmasi langsung Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Asep Kurniawan, terkait data dan dinamika penempatan tenaga kerja migran asal Indramayu.
Eman Suryana menyoroti pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI) yang berasal dari pengusaha lokal Indramayu. Pasalnya, dari 36 perusahaan cabang P3MI yang saat ini beroperasi di Indramayu, hanya 3 yang merupakan perusahaan asli daerah.
“Indramayu memiliki potensi luar biasa dalam penempatan tenaga kerja ke luar negeri. Sayangnya, sebagian besar keuntungan ekonomi masih dinikmati oleh perusahaan luar daerah. Sudah saatnya pemerintah daerah mengambil langkah strategis untuk mendorong lahirnya lebih banyak P3MI dari putra daerah,” ujar Eman.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Asep Kurniawan, membenarkan bahwa sejak tahun 2023, jumlah pekerja migran asal Indramayu telah mencapai 20.189 orang. Asep juga mengungkapkan bahwa terdapat 125 balai latihan kerja (BLK) di Indramayu, termasuk LPK, BLKK, dan BLKLN, yang terus mendukung peningkatan kompetensi calon tenaga kerja migran.
“Kami siap berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk media dan LSM, untuk memperkuat sistem pelatihan dan membuka ruang lebih besar bagi pengusaha lokal agar ikut serta dalam industri penempatan tenaga kerja luar negeri,” ujar Asep.
Kunjungan ini diharapkan menjadi titik awal sinergi lintas sektor dalam memperkuat posisi Indramayu sebagai daerah penghasil pekerja migran yang mandiri dan berdaulat secara ekonomi.
Editor : Abdulrozak
