Lobener, Jatibarang, Indramayu – Keluarga besar Nur Cahya di Desa Lobener, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, kembali menggelar acara santunan Ramadan 1446 H/2025 M, melanjutkan tradisi almarhum orang tua mereka, H. Mastur dan Hj. Nuryati. Kegiatan tahunan ini dihadiri oleh ribuan warga serta sejumlah pejabat daerah, termasuk Wakil Bupati Indramayu H. Saefudin, perwakilan kepolisian (Polres Indramayu), Danramil Jatibarang, dan Kapolsek setempat.
Warisan Kedermawanan yang Tetap Hidup
Acara yang digelar pada Minggu (10 Maret 2025) ini dipimpin oleh H. Ajo Suharjo S/Hj.Eka Nurjana, H.Iqbal Hambali,H. Ahmad dan Hj. Eeng Koriyah, serta Hj. Ririn.
Mereka menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan orang tua mereka yang selama hidupnya aktif membantu masyarakat kurang mampu. “Ini adalah amanah dari almarhum ayah dan ibu. Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan tradisi berbagi, terutama di bulan suci Ramadan,” ujar H. Ajo Suharjo .
Santunan diberikan kepada ribuan penerima, termasuk anak yatim, janda, lansia, dan keluarga prasejahtera. Paket bantuan berupa sembako, uang tunai, dan pakaian layak pakai dibagikan secara merata. Proses distribusi dilakukan dengan sistem antre teratur dan melibatkan puluhan relawan lokal untuk memastikan acara berjalan lancar.
Dukungan Pemerintah dan Aparat Keamanan
Kehadiran Wakil Bupati H. Saefudin menjadi sorotan dalam acara ini. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi keluarga Nur Cahya. “Ini adalah contoh nyata sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam membangun kepedulian sosial. Semoga kegiatan ini menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut berpartisipasi,” tuturnya.
Selain itu, hadirnya perwakilan Polres Indramayu, Danramil, dan Kapolsek Jatibarang memperkuat aspek keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung. Mereka turut memantau proses distribusi serta memastikan protokol kesehatan terjaga, mengingat jumlah peserta yang mencapai sekitar 5.000 orang.


Antusiasme Warga Menandai Sukses Acara
Antusiasme masyarakat terlihat dari membludaknya jumlah peserta sejak pagi hari. Banyak warga yang datang dari desa tetangga untuk mendapatkan santunan. “Saya sangat bersyukur dengan bantuan ini. Di bulan Ramadan, ini sangat meringankan beban keluarga,” kata Tati (52), salah satu penerima dari Desa Lobener.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keabadian amal almarhum H. Mastur dan Hj. Nuryati, serta pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an. Tradisi ini tidak hanya menjadi simbol kedermawanan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga dan menebar kebaikan di bulan penuh berkah.
Editor : Eman Suryana
